SHENZHEN, Tiongkok, 24 April 2026 /PRNewswire/ — HUAFA SNOW BONSKI Cup – FIS 1st Asian Indoor Alpine Ski Championships resmi dibuka pada 23 April 2026 di Qianhai Snow World, Shenzhen. Ajang ini menjadi kompetisi ski alpen dalam ruang pertama di Tiongkok yang mendapat pengakuan dari International Ski and Snowboard Federation (FIS). Kejuaraan tersebut juga menjadi momen penting dalam perkembangan kompetisi olahraga musim dingin di luar wilayah asalnya. Sejumlah atlet elite junior dari 12 negara dan wilayah turut berpartisipasi sehingga menghadirkan kompetisi berstandar tinggi yang melibatkan peserta internasional.

The HUAFA SNOW BONSKI Cup – FIS 1st Asian Indoor Alpine Ski Championships
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejuaraan ini berlangsung di Qianhai Snow World, pusat ski dalam ruang pertama di Tiongkok yang memiliki lintasan dengan standar ketat International Ski and Snowboard Federation. Diresmikan pada 29 September 2025, Qianhai Snow World juga tercatat sebagai kubah ski terbesar di dunia. Bersama Guangzhou Indoor Ski Resort, kawasan ini membentuk klaster fasilitas ski dalam ruang terbesar di Tiongkok Selatan. Dengan luas sekitar 100.000 meter persegi, Qianhai Snow World memiliki ketinggian vertikal 83 meter, serta lima lintasan profesional, mulai dari tingkat pemula hingga lanjutan. Sebagai penunjang operasional, Qianhai Snow World dilengkapi dua chairlift berkapasitas empat kursi berkecepatan tinggi, serta lima magic carpet, menghadirkan fasilitas latihan dan kompetisi berstandar internasional.
Di luar kompetisi, kejuaraan ini juga menandai babak baru dalam kerja sama Shenzhen dan Hong Kong untuk mengembangkan olahraga musim dingin di Greater Bay Area. Setelah sesi pembukaan, Ski Association of Hong Kong, Tiongkok, dan Ski Association of Shenzhen saling bertukar plakat sekaligus meresmikan kantor SAHK di Shenzhen. Langkah ini merupakan peralihan dari kolaborasi yang bersifat ad hoc menuju kemitraan yang lebih terstruktur, mencakup penyelenggaraan kegiatan, pengembangan talenta, hingga penyusunan standar. Kolaborasi tersebut juga mendorong terbentuknya jaringan olahraga musim dingin yang semakin terintegrasi di Tiongkok Selatan—tecermin dari bertambahnya kompetisi usia muda, perkembangan liga klub ski di Greater Bay Area, serta konektivitas antar-resor yang kian erat di Shenzhen, Guangzhou, dan Zhuhai.
Secara lebih luas, Shenzhen dan Hong Kong mulai tampil sebagai motor baru dalam pengembangan olahraga musim dingin di Asia Pasifik, ditopang jejaring internasional Hong Kong serta kekuatan industri dan inovasi Shenzhen. Bertepatan dengan momentum APEC China Year 2026, kejuaraan ini menjadi panggung internasional yang menegaskan prinsip keterbukaan, kapasitas penyelenggaraan, sekaligus meningkatnya peran Tiongkok dalam lanskap olahraga musim dingin global. Melalui kompetisi sebagai ruang pertukaran, kejuaraan ini juga memperlihatkan kiprah Tiongkok Selatan yang menghadirkan dimensi baru dalam olahraga musim dingin.
Informasi selengkapnya tersedia melalui akun HUAFA SNOW BONSKI di Instagram/Facebook.


























