GUANGZHOU, Tiongkok, 14 Juli 2026 /PRNewswire/ — Setiap September, pihak pembeli produk (buyer) makanan dan minuman (F&B) di Asia mulai bersiap menghadapi musim belanja terbesar di kawasan tersebut, mulai dari Natal, berbagi kado pada akhir tahun, Ramadan, hingga Tahun Baru Imlek. Banyak di antaranya menjadikan Tiongkok tujuan utama untuk mencari inspirasi produk baru karena berbagai tren F&B sering kali muncul lebih dahulu di negara tersebut.
Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan Asia akan berkontribusi hampir 60% terhadap pertumbuhan ekonomi global. Dengan demikian, Asia menjadi kawasan dengan pasar konsumen yang tumbuh paling cepat di dunia.
Di tengah pesatnya perkembangan pasar, buyer dari ASEAN dan Asia Utara kini tidak hanya mencari pemasok, namun juga berlomba-lomba menemukan produk yang berpotensi menjadi tren berikutnya di pasar. Dalam konteks tersebut, SIAL Guangzhou semakin dikenal sebagai salah satu platform penting untuk menemukan produk-produk yang berpeluang menjadi best seller di pasar regional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada awal tahun ini, SIAL in China bersama WGSN (World’s Global Style Network) mengidentifikasi tujuh tren yang akan menentukan perkembangan industri F&B Tiongkok sepanjang 2026.
SIAL Guangzhou 2026 akan menampilkan berbagai tren tersebut melalui ribuan produk inovatif dari lebih dari 1.500 peserta pameran yang mewakili 15 sektor. Kehadiran berbagai produk tersebut memberikan gambaran mengenai arah perkembangan pasar F&B di masa mendatang.
Tujuh Tren Utama yang Segera Mewarnai Industri F&B pada 2026
1. Produk Susu yang Mendukung Kesehatan Pencernaan
Produk susu fungsional seperti susu A2, susu unta, dan berbagai solusi nutrisi khusus semakin diminati konsumen seiring meningkatnya perhatian publik terhadap kesehatan pencernaan dan kebutuhan kesehatan yang lebih personal.
2. Camilan Tinggi Protein dengan Bahan-Bahan Alami (Clean-Label)
Camilan tinggi protein dan produk olahan daging premium menghadirkan pilihan nutrisi yang praktis dengan komposisi bahan yang lebih bersih, alami, serta tekstur yang semakin baik.
3. Inovasi Berbasis Cita Rasa Teh
Karakter rasa teh kini tidak lagi terbatas pada produk minuman. Berbagai produsen mulai menerapkannya ke dalam kategori camilan, produk susu, kopi, hingga confectionery untuk menciptakan pengalaman rasa yang baru.
4. Tren Minuman Rendah Alkohol di Asia
Koktail berbasis teh, sparkling rice wine, dan minuman siap saji (ready-to-drink/RTD) menghadirkan pengalaman menikmati minuman beralkohol yang lebih ringan dan semakin diminati konsumen muda.
5. Produk Bakery Rendah GI dan Fungsional
Produk bakery dengan indeks glikemik (GI) rendah, kandungan gula yang lebih terjaga, serta manfaat fungsional tambahan menawarkan pilihan yang lebih sehat untuk konsumsi sehari-hari.
6. Camilan yang Mengedepankan Pengalaman Sensorik
Sensasi rasa asam yang intens, efek dingin yang menyegarkan, dan pengalaman multisensorik mendorong produk camilan berkembang menjadi bagian dari pengalaman emosional konsumen.
7. Produk Pangan yang Mendukung Kesehatan dan Kebugaran
Nutrisi berbasis herbal, minuman botani, serta produk tanpa gula memadukan bahan-bahan tradisional dengan pendekatan kesehatan modern yang semakin relevan bagi konsumen masa kini.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Ketujuh tren tersebut akan terus memengaruhi pengembangan produk dan perilaku konsumen di berbagai negara Asia. Di ajang SIAL Guangzhou 2026, para pelaku industri dapat melihat secara langsung bagaimana produsen dan pemasok merespons dinamika pasar melalui berbagai inovasi.
Perburuan tren industri F&B berikutnya dimulai dari Guangzhou.
Registrasi
https://dwz.cn/I3xC9VAY
Kemitraan Media: marketing@sialchina.cn
Program Top Buyer: topbuyer@sialchina.cn
SIAL Guangzhou 2026 | 3 –5 September | Guangzhou, Tiongkok





























