Alasan Terjun ke Politik, Prabowo: Untuk Bangun Kesejahteraan dengan Manfaatkan Kekayaan Alam

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 9 November 2023 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2023 di Jakarta Timur. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2023 di Jakarta Timur. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

KONTENNEWS.COM – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan alasannya terjun ke politik.

Yaitu untuk membangun kesejahteraan rakyat dengan memanfaatkan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.

Oleh sebab itu, ia konsisten menyampaikan hal tersebut kepada para elite selama 20 tahun terakhir.

“Intinya saya sering bicara selama 20 tahun ini, bahwa ratusan tahun waktu zaman Belanda sampai sekarang terjadi suatu fenomena.”

“Yang saya sebut net outflow of national wealth atau kekayaan mengalir keluar negeri,” kata Prabowo Subianto.

Baca artikel lainnya, di sini: Jasa Siaran Pers Solusi untuk Kebutuhan Publikasi Press Release Secara Serentak di Puluhan Media dan Setiap Hari

Dia menyampaikan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2023 di Grand Ballroom Minhaajurosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (7/11/2023).

Prabowo Subianto menjelaskan, ia berupaya untuk meyakinkan para elit atau pemimpin bangsa bahwa kondisi itu harus diubah.

Menurutnya, sangat disayangkan jika kekayaan tanah air justru mengalir dan dinikmati di luar negeri.

“Jadi perjuangan saya sekian puluh tahun adalah meyakinkan elit bangsa Indonesia bahwa kalau begini, untuk apa merdeka.”

“Untuk apa kita punya MPR, DPR kalau kekayaannya ke luar negeri terus,” ujarnya.

“Di situ perlu ada perubahan dan itulah kenapa saya maju di politik,” tegasnya.

Baca Juga:

Polisi Juga Ungkap Seorang Aktor yang Ditangkap Bersama Epy Kusnandar, Terkait Kasus Narkotika

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka Kasus Investasi Fiktif

Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK, Azis Syamsudin Mangkir

Prabowo Subianto juga mengaku melihat Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerapkan kebijakan yang tepat demi mencapai Indonesia Emas 2045.

Hilirisasi, kata Prabowo Subianto, merupakan salah satu kunci penting untuk mencapai kesejahteraan meskipun ditentang oleh banyak pihak seperti Uni Eropa.

“Beliau (Jokowi) canangkan hilirisasi, tidak kita izinkan bahan baku dijual mentah. Dengan hilirisasi itu ternyata banyak negara berang, Uni Eropa marah, kita digugat ke WTO.”

“Alhamdulillah, Pak Jokowi tidak bergeming dan mengatakan terus hilirisasi,” imbuh Prabowo Subianto.***

Berita Terkait

KPK Hadirkan Anak, Istri, hingga Cucu Mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo Sebagai Saksi Sidang Hari Ini
KPK Berhasil Amankan Beberapa Bukti Dokumen Terkait Kasus SYL Saat Geledah Rumah Adiknya di Makassar
BNSP Adakan Sosialisasi Program Sertifikasi Kompetensi
Penuhi Undangan Mohamed bin Zayed, Prabowo – Gibran Disambut Jajaran Petinggi Pemerintahan UEA
KPK Tahan Mantan Direktur PTPN XI Mochamad Cholidi, Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Hak Guna Usaha
Afriansyah Noor Dianugerahi Gelar Adat oleh LPA Kota Lubuklinggau
KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka Kasus Investasi Fiktif
Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK, Azis Syamsudin Mangkir
Konten Media Network (KMN) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 15:12 WIB

KPK Hadirkan Anak, Istri, hingga Cucu Mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo Sebagai Saksi Sidang Hari Ini

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:18 WIB

KPK Berhasil Amankan Beberapa Bukti Dokumen Terkait Kasus SYL Saat Geledah Rumah Adiknya di Makassar

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:09 WIB

BNSP Adakan Sosialisasi Program Sertifikasi Kompetensi

Selasa, 14 Mei 2024 - 13:42 WIB

KPK Tahan Mantan Direktur PTPN XI Mochamad Cholidi, Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Hak Guna Usaha

Jumat, 10 Mei 2024 - 23:51 WIB

Afriansyah Noor Dianugerahi Gelar Adat oleh LPA Kota Lubuklinggau

Kamis, 9 Mei 2024 - 16:18 WIB

KPK Tegaskan Direktur Utama Non Aktif PT Taspen Telah Resmi Berstatus Tersangka Kasus Investasi Fiktif

Kamis, 9 Mei 2024 - 14:15 WIB

Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Rutan Cabang KPK, Azis Syamsudin Mangkir

Sabtu, 4 Mei 2024 - 13:34 WIB

KPK Sebut Keluarga SYL Bisa Dikenakan Pasal TPPU Pasif, Jika Tahu dan Terbukti Nikmati Hasil Korupsi

Berita Terbaru

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

Nasional

BNSP Adakan Sosialisasi Program Sertifikasi Kompetensi

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:09 WIB