KUNSHAN, Tiongkok, 26 Mei 2026 /PRNewswire/ — AutoFlight berhasil menuntaskan uji terbang dengan formasi tiga pesawat berbeda yang mencakup satu unit V5000 Matrix dan dua unit eVTOL seri V2000. Uji terbang ini membuktikan sejumlah kemampuan penting, mulai dari konektivitas komunikasi, perencanaan jalur terbang, koordinasi penerbangan, hingga sistem keselamatan untuk platform 5 ton dan 2 ton. Di sisi lain, AutoFlight juga menunjukkan kemampuannya dalam mengintegrasikan sistem dan mengoperasikan beberapa pesawat secara terkoordinasi untuk berbagai kebutuhan, seperti logistik ketinggian rendah, respons darurat, dukungan maritim, hingga jaringan transportasi udara regional.
AutoFlight V5000 Matrix Concludes ‘Heterogeneous Three-Aircraft Formation’ Flight jwplayer(‘myplayer1’).setup({file: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2986705/V5000_Matrix.mp4’, image: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2986705/V5000_Matrix.mp4?p=medium’, autostart:’false’, stretching : ‘uniform’, width: ‘512’, height: ‘288’});
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
https://www.youtube.com/watch?v=1XRAzieNRTE
Sebagai produk unggulan dalam portofolio AutoFlight yang mengusung strategi "From Small to Big, From Cargo to Passengers", V5000 Matrix mampu mengangkut muatan berat, menempuh jarak jauh, dan melayani misi penting dari satu titik ke titik lainnya. Setelah berhasil menyelesaikan penerbangan transisi pada Februari 2026, varian kargo hybrid-electric V5000CGH kini resmi memasuki proses sertifikasi kelaikudaraan sehingga beralih dari tahap validasi riset dan pengembangan menuju proses sertifikasi yang terstandardisasi.
V5000CGH memiliki bobot lepas landas maksimum 5.700 kilogram, kapasitas angkut hingga 1,5 ton, ruang kargo berkapasitas 14 meter kubik yang mampu menampung dua kontainer AKE, kecepatan jelajah 280 kilometer per jam, serta jangkauan hingga 1.500 kilometer. Dengan spesifikasi tersebut, V5000CGH melampaui keterbatasan eVTOL konvensional dari sisi kapasitas angkut, jarak tempuh, dan efisiensi biaya, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi eVTOL untuk kebutuhan logistik jarak jauh dan muatan berat.
Selain itu, V5000CGH juga mendukung berbagai kebutuhan strategis, seperti misi penyelamatan darurat berskala besar, pasokan logistik untuk fasilitas energi lepas pantai, hingga distribusi logistik antardaerah. Kehadiran pesawat ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sistem pengiriman dengan menghadirkan moda transportasi udara ketinggian rendah yang lebih cepat dan fleksibel.
AutoFlight menegaskan komitmennya terhadap aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi penerbangan. Tim sertifikasi kelaikudaraan AutoFlight memiliki pengalaman dalam berbagai program pesawat, termasuk ARJ21-700, C919, dan Diamond DA42. Pesawat kargo V2000CG CarryAll buatan AutoFlight telah memperoleh seluruh sertifikat kelaikudaraan dari CAAC (TC, PC, AC). Sementara itu, V2000EM Prosperity saat ini masih berada dalam tahap uji coba kepatuhan regulasi.
Ke depan, AutoFlight akan terus menjalani proses sertifikasi secara ketat guna mempercepat pengetesan, uji terbang, dan sertifikasi V5000CGH. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan komersial eVTOL berkapasitas besar dan jarak jauh, sekaligus mendukung infrastruktur logistik ketinggian rendah secara berkelanjutan.


























