Di Nilai Tidak Tepat Sasaran dan Tebang Pilih Serahkan Bantuan, Sekda Pasangkayu Angkat Bicara

  • Whatsapp
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu, DR. Firman SPi. MP. [Foto: Facebook]

PASANGKAYU, – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu, angkat bicara tentang informasi penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pemerintah yang beredar di media sosial (Medsos) dinilai tidak tepat sasaran atau tebang pilih.

Sekda Pasangkayu Firman mengatakan, untuk saat ini bantuan covid-19 dari Pemerintah Daerah (Pemda) belum tersalurkan, karena masih dalam proses.

Bacaan Lainnya
banner 300600

“Sampai hari ini, kami dari Pemda belum ada bantuan yang diturunkan,” ucap Firman. Kamis (7/5/2020).

Menurutnya, saat ini Tim Gugus Tugas Covid-19 Pasangkayu masih melakukan pendataan dan validasi data di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pasangkayu.

“Insya Allah dalam waktu dekat data akan di rampungkan oleh Tim,” bebernya.

Namun lanjut dijelaskan, validasi data penerima bantuan yang dilakukan harus berdasarkan aturan. Karena menurutnya, tidak dibolehkan ada penerima bantuan ganda (Doble) yang terdaftar sebagai penerima bantuan jaring pengaman sosial (JPS) dari sumber alokasi yang berbeda, seperti penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, bantuan langsung tunai (BLT), serta program social safety net (SSN) lainnya.

Selaku Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Pasangkayu, Firman juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan tetap menyalurkan bantuan sosial tersebut sesuai dengan kriteria penerima bantuan.

“Siapapun orangnya, jika sesuai dengan kriteria dan tidak terdaftar dalam penerima bantuan program lain, kami tetap berikan. Tidak ada kata tebang pilih,” tegasnya.

Firman menambahkan, terkait bantuan yang telah disalurkan beberapa hari yang lalu di kelurahan, itu berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) bukan dari Pemda, hanya saja Pemda yang memfasilitasi penyalurannya.

“Bantuan yang diberikan kemarin di 4 keluarahan itu berasal dari dana partisipasi para pejabat yang ada di Provinsi Sulbar,” jelas Sekda mengakhiri. [Wan].