Hadiri Sosialisasi P2L, Serda Amiruddin Sampaikan…

  • Whatsapp

PASANGKAYU, – Personil Koramil 1427-01/Randomayang, Serda Amiruddin menghadiri Sosialisasi Pelaksanaan Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang diselenggarakan oleh Kelompok Wanita Tani Mawar di gedung sekolah dasar (SD) Negeri Bantalaka, Desa Kasoloang Kecamatan Bambaira Kabupaten Pasangkayu. Rabu (16/6/2021).

Ikut hadir dalam sosialisasi, Kepala Desa Kasoloang Makmur, Kepala Seksi Keanekaragaman Pangan Kabupaten Pasangkayu Moh Fajar Idris, Ketua Kelompok Tani Wanita Desa Kasoloang Herlina Amir, Penyuluh Pertanian Desa Kasoloang Mulyati, dan para Kepala Dusun, serta para anggota kelompok tani.

Bacaan Lainnya
banner 300600

Seperti yang dijelaskan oleh Kepala Seksi Keanekaragaman Pangan Kabupaten Pasangkayu Moh Fajar Idris, Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat secara bersama-sama dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan pangan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan

Kegiatan P2L dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menangani prioritas daerah rentan pangan atau pemantapan daerah tahan pangan.

“Kita memanfaatkan lahan pekarangan yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi rumah tangga, serta meningkatkan pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga,” sebutnya.

Melalui program P2L, harapan kedepannya kepada Kelompok Tani Wanita Desa Kasoloang dapat memenuhi kebutuhan pangan serta meningkatkan pendapatan rumah tangga, khususnya dalam masa situasi pandemi Covid-19.

Sementara, dalam kegiatan P2L ini juga, Pemerintah Desa Kasoloang bersama Babinsa Serda Amiruddin mensosialisasikan tentang peraturan Presiden Republik Indonesia No.14 Tahun 2021 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

“Dalam pepres ini ada sanksi yang menanti jika seseorang sudah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 tidak mengikuti vaksinasi akan dikenakan sanksi administratif,” imbuh Serda Amiruddin.

Kata Serda Amiruddin, sanksi administratif yang dimaksud itu seperti, penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan dan denda.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para aparat Desa memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya vaksinasi bagi kesehatan,” pungkasnya. [Wan]

banner 300600