Hari Ketiga, Peserta Ground Handling Paralayang Siap Take Off Perdana

  • Whatsapp
Salah satu calon peserta saat melakukan latihan Ground Handling Paralayang.

PARIMO, – Memasuki hari ketiga Pelatihan Paralayang di Tinombo Parigi Moutong (Parimo) peserta melakukan Ground Handling Paralayang.

Rencana hari ini juga para peserta calon Atlit Paralayang siap Take Off perdana diketinggian 25 meter di Bukit Goor Ogolongkap Desa Silabia Kecamatan Tinombo. Senin (26/7/2021).

Bacaan Lainnya
banner 300600

Seperti yang disampaikan oleh salah satu pelatih Paralayang asal Manado Gery Wowor, meyakini para peserta mampu melakukan step pertama di ketinggian 25 meter.

“Kita terbang diketinggian 25 meter dulu untuk pemula. Disitu kita ajarkan bagaimana cara Take Off dan Leandhing kalau sudah mahir baru kita naikkan lagi ketinggiannya,” sebut Gery.

Sementara itu, pelatih nasional Gendon Subandono mengatakan, progres peserta saat ini sudah baik. Dirinya mengingatkan pada saat terbang nanti, peserta tidak boleh panik saat Ground Handling atau mengoperasikan Parasut saat proses terbang.

“Jangan baru 5 meter terbang kita sudah full break (istrahat penuh) menarik togel paralayang, sehingga Paralayang menutup dan pasti kita jatuh bebas ke bawah,” ingatnya.

Parasut itu, kata Gendon mempunyai sel sel, mulutnya terbuka terisi angin, membuat tekanan, Airflow (aliran udara), membentuk presur, mempunyai Airspeed dan menjaga agar Parasut tetap mengembang dengan sempurna.

“Airspeed itu lintasan udara atau tekanan udara yang masuk ke Parasut. Harus ada udara yang masuk melewati Parasut, dan itulah yang menjaga kita tetap terbang dengan aman. Kalau kita tarik Airflownya (aliran udara) akhirnya Parasut berhenti. Kalau berhenti Airflownya rusak tidak ada Airspeed pasti jatuh seperti batu, dan itu yang harus dijaga,” ucap Gendon mengingatkan

Menurutnya, terbang Paralayang itu sesuatu membanggakan dan sensasinya berbeda serta susah untuk diceritakan ke orang lain, terkecuali orang tersebut merasakan atau mencobanya.

“Kalau ada yang bertanya bagaimana rasanya terbang Paralayang itu?. Tidak bisa dijelaskan dengan kata kata. Silahkan mencoba terbang sendiri karena sensasinya berbeda,” ujarnya mengakhiri. [**]