Koramil 1427-02/RDY Kawal Santri Pondok Pesantren Tahfis Qur’an Al-Amanah Galang Dana Korban Gempa di Sulbar

  • Whatsapp

PASANGKAYU, – Pasca gempa yang melanda Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), para santri Pondok Pesantren Tahfis Qur’an Al-Amanah Desa Kaluku Nangka turun kejalan melakukan aksi penggalangan dana untuk para korban bencana alam.

Penggalangan dana ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama yang dilanda musibah. Kegiatan penggalangan dana tersebut dilakukan di Pasar Tampaure Desa Tampaure Kecamatan Bambaira Kabupaten Pasangkayu, Selasa (19/1/2021).

Bacaan Lainnya

Untuk kelancaran proses penggalangan dana yang dilakukan oleh para santri, Koramil 1427-02/Randomayang menerjunkan personil melakukan pengawalan dan pengamanan pada kegiatan penggalangan dana tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh Serda Ruslin dilokasi penggalangan mengatakan bahwa kehadirannya di sini (Pasar Tampaure) hanya mengawal adik-adik dari Pondok Pesantren Tahfis Qur’an Al Amanah Desa Kaluku Nangka yang saat ini tengah melakukan penggalangan dana untuk saudara kita yang tengah tertimpah musibah gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene.

“Karena lokasi pasar ini dekat dari jalan poros Trans Sulawesi Pasangkayu Palu, kita melakukan mengawalan dan pengamanan, seperti mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan,” ucap Serda Ruslin.

Berhubung masa pandemi covid belum berakhir dan aksi penggalangan ini dilakukan di area publik, Serda Ruslin tak henti-hentinya selalu mengingatkan para penjual maupun pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfis Qur’an Al Amanah Muhammad Amin menyampaikan, bahwa aksi ini untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan dan juga aksi peduli sesama umat manusia.

”Kita sebagai makhluk sosial harus saling tolong menolong, apalagi yang terkena musibah ini adalah saudara-saudara di Mamuju dan Majene yang kita cintai ini,“ imbuh Muhammad Amin. [wan]