Saksi Pemohon Ungkap Suara Pemilih Ganda di Sidang Perselisihan Pilkada Touna

  • Whatsapp

JAKARTA, – Mahkama Konstitusi (MK) menggelar sidang penanganan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Tahun 2020 Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Rabu (3/3/2021).

Berlihandry dihadirkan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tojo Una-Una Nomor Urut 2 Rendi M. Afandy Lamadjido dan Hasan Lasiata selaku Pemohon.

Bacaan Lainnya
banner 300600

Dalam keterangannya, Berlihandry bertindak sebagai koordinator saksi pada Pilkada Bupati Kabupaten Tojo Una-Una ini mengungkapkan berdasarkan laporan para saksi, mulai dari tingkat TPS maupun Kecamatan didapati pemilih yang tercatat menggunakan hak pilih ganda.

“Ditemukan ada nama-nama yang menggunakan hak pilihnya dua kali. Ada namanya pada DPTb dan DPPH di beberapa tempat atau TPS di Kabupaten Tojo Una-Una,”sebut Berlihandry terkait Perkara Nomor 28/PHP.BUP-XIX/2021 tersebut.

Berlihandry menyebut pemilih ganda terdapat di beberapa TPS, yakni TPS 3, TPS 4, TPS 5, dan TPS 6 di Kelurahan Muara Toba. Pada TPS tersebut ditemukan nama-nama yang tidak terdata pada DPT, namun menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan hak pilih lebih dari satu kali.

“Ada pada TPS 4 Muara Toba atas nama Apin Jafar, Ihrani Biya, Adriani Estalam, ini penguna yang memilih dan namanya ada pada DPPH dan DPTb,”sebut Berlihandry.

Menanggapi hal ini, Panel Hakim yang dipimpin oleh Ketua MK Arief Hidayat melakukan konfirmasi langsung kepada KPU Kabupaten Tojo Una-Una selaku Termohon yang diwakilkan oleh Dirwan Syahputra.

Dalam jawabannya, Termohon mengatakan hal tersebut terjadi akibat adanya penggabungan proses pencatatan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara pemilihan.

Atas dalil yang diungkapkan Berlihandry tersebut, Dirwan mengatakan bahwa pengguna dengan hak pilih sesuai DPTb adalah 19 pemilih, dan sesuai dengan DPPH sejumlah 4 orang.

“Proses pencatatannya digabung. Faktanya di daftar semua persis semuanya jumlahnya bahwa pada C Hasil terdapat 244 pemilih, dengan catatan 4 pemilih pada DPPH dan 19 pemilih pada DPTb,” kata Dirwan yang merupakan Ketua KPU Kabupaten Tojo Una-Una.

Sementara itu, Bawaslu KPU Kabupaten Tojo Una-Una yang diwakili Suandi Tamrin Bilatullah mengatakan perihal pelaporan yang disampaikan Saksi Pemohon pada persidangan ini dirinya mengatakan berdasarkan hasil pengawasan di kecamatan tidak ditemukan laporan yang demikian.

“Tidak ada temuan selain di TPS 5 yang berkaitan dengan pelanggaran pidana yang sudah diproses,” jelas Suandi.

Sementara itu, Pemohon juga menghadirkan Syarifudin Ambololo yang merupakan saksi di tingkat kabupaten.

Ia menyebut adanya pemilih yang melakukan dua kali pencoblosan pada TPS 5 Muara Toba, Kecamatan Ratolindo.

Atas peristiwa ini, dirinya mengakui tidak menandatangani hasil rekapitulasi  di tingkat kabupaten dan telah membuat surat keberatan. [JF/MK]

banner 300600