Gelar Aksi Demo, AMPRT Touna Desak Polres Tuntaskan Laporan Dugaan Korupsi Anggaran Covid 19

  • Whatsapp

TOUNA, – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Rakyat Tojo Una Una (AMPRT), Selasa (25/5/2021) kemarin turun kejalan untuk menyuarakan terkait dugaan kasus korupsi Dana Covid 19 yang terjadi belum lama ini.

Puluhan mahasiswa pun bergerak dari pusat Kota Ampana menuju wilayah perkatoran. Seperti diketahui titik lokasi untuk aksi yakni Polres Touna, Kejaksaan dan berakhir di Kantor DPRD Touna.

Bacaan Lainnya
banner 300600

Sebelumnya, para massa aksi menggelar orasi di depan pintu masuk kantor Polres Touna dan meminta Kapolres untuk menemui mereka dan berdialog langsung.

“Saya meminta bapak Kapolres berdialog langsung dengan kami. Kami tidak mau masuk kedalam kalau hanya perwakilan yang di undang masuk ke ruang pertemuan, kami minta pak Kapolres bisa temui kami di sini,” teriak Korlap Charly J Pangemanan.

Seperti yang disampaikan Korlap Charly J Pangemanan, kami merasa terpanggil atas kejadian dugaan tindak pidana korupsi Dana Covid Touna. Kami anak daerah tidak akan diam dengan kejadian seperti itu.

“Kami minta pihak Polres untuk menindak lanjuti dugaan korupsi yang sudah jelas jelas terjadi dan merugikan Rakyat,” ucapnya.

Pendemo juga mempertanyakan rekomendasi dari Tim Pansus DPRD Touna terkait anggara Covid 19.

“Apakah sudah ada proses dilakukan Polres terkait anggaran covid 19 khususnya di Ampana Tete,” seru Charly.

Sementara, Kapolres Akbp Rizki F Sandi SIK di dampingi para perwira Polres Touna menemui masa aksi dan melakukan dialog.

Dalam dialog terbuka, Kapolres menyatakan aka menindak lanjuti laporan dan aspirasi teman teman mahasiswa.

“Terkait dengan adanya indikasi dugaan tindak pidana korupsi anggaran covid 19 pos pam Ampana luwuk, itu sudah saya perintahkan bagian reskrim untuk menindak lanjuti kasus tersebut dan itu reskrim telah bekerja kami telah memanggil sejumlah saksi untuk di mintai keterangan. Dari laporan bagian reskrim sudah 18 orang yang dimintai keterangan yang tastus masih saksi,” sebut AKBP. Riski.

Masih Kapolres mengatakan, pihaknya akan bekerja secara profesional dan proporsional dalam menangani kasus dugaan penyalagunaan dana Covid 19 dan proses akan kita lanjuti secepatnya kalau memang itu terbukti ada penyalahgunaan wewenang atau tindak pidana lainya akan segera ka proses.

“Kami juga meminta doa dan dukungan adik adik mahasiswa agar kami bisa menangani kasus ini dengan baik dan tegas. Kami akan bekerja secara profesional dan proporsional kita akan kumpulkan bahan sebagai alat bukti,” imbuh Kapolres AKBP Riski.

Usai melakukan aksi di depan kantor Polres, masa aksi bergerak menuju kantor Kejaksaan Negeri Touna dimana tuntan Aspirasi yang sama juga di sampaikan, kemudian dilanjut lagi menuju kantor DPRD Touna. [JF/GT]

banner 300600