KONTENNEWS.COM – Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendapatkan pantun dadakan.
Seorang warga asal Berbah, Sleman, Yogyakarta memberi pantun dadakan saat hadir di Milad ke 11 Ponpes Ora Aji yang diselenggarakan di Lapangan Temanggal, Yogya, Jumat, 8 September 2023.
Mulanya, sang empunya Ponpes Ora Aji Gus Miftah ini memanggil acak hadirin untuk naik ke atas panggung.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Diplomat Muda Tewas Mencurigakan: Presiden Desak Penyelidikan Tanpa Intervensi
KPK Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Surat Kementerian oleh Istri Menteri UMKM
KPK Tak Kenal Henti: Serangkaian Penggeledahan dalam Kasus PT IIM Berlanjut

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga pada akhirnya seorang perempuan bernama Meilani Eka asal Berbah Sleman yang dipilih naik ke atas panggung oleh Gus Miftah.
“Saya mau berbagi uang satu juta untuk satu orang. Nah, ini naik ini naik. Tak tanya bisa, saya kasih uang.” ujar Gus Miftah
Baca artikel lainnya di sini: Prabowo Subianto Hadir Milad Ponpes Ora Aji, Gus Miftah Berikan Dukungan Lewat Lagu ‘Wis Wayahe’
Baca Juga:
KPK Bongkar Dugaan Rente Haji, Ustadz Khalid Ikut Diperiksa
BPOM Ungkap Sembilan OBA Berbahaya dengan Bahan Kimia
Ketika Pegawai MA Kaya Raya: Zarof Ricar dan Emas 51 Kilogram
“Kamu tak tanya, bisa jawab tak kasih satu juta. Kyai sugih iki. Sebutkan 7 nama Presiden dari pertama sampai sekarang.” tanya Gus Miftah pada Meilani.
“Satu, Presiden pertama Bapak Soekarno. Dua Bapak Soehatta, eh Soeharto. Tiga? Bapak BJ Habibie, empat? Bapak Abdurrahman Wahid. Lima, Happy Asmara Pak.” kata Meilani.
“Heh ngawur,” kata Gus Miftah sambil tertawa.
“Lima, Ibu Megawati. Enam Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Tujuh Bapah Jokowi.” ujar Meilani
Baca Juga:
Lewotobi Muntahkan Lava Pijar, Desa-Desa Diterjang Abu dan Kerikil
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
ASEAN 2045: Prabowo Perkuat Komitmen Integrasi Kawasan di KTT ke-46
“Sesuk kiro kiro nomor delapan siapa Presidennya?” tanya Gus Miftah.
“InshaAllah Bapak Prabowo!” jawab dengan semangat Meilani.
Usai tanya jawab berhadiah dari Gus Miftah itu Meilani memberi pantun untuk Prabowo.
“Saya punya pantun Pak untuk Pak Prabowo, makan wingko minumnya susu, Pak Prabowo I Love You.” pantun Meilani
Ternyata, tak hanya satu buah pantun yang ia persembahkan. Melainkan, ada pantun kedua yang ingin ia sampaikan langsung kepada Prabowo.
“Satu lagi Pak, beli nongko dapatnya permen. Pak Prabowo is my president.” pantun Meilani Eka warga Berbah, Yogyakarta.***




























