KONTENNEWS.COM – DPP PKB dan DPP Partai NasDem memastikan akan berkunjung ke DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Selasa (12/9/2023) siang.
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan silaturahmi di dalam Koalisi Perubahan.
Namun begitu, Jazilul Fawaid belum dapat memastikan bahwa Majelis Syuro PKS sudah menentukan sikap terkait dengan dukungan terhadap Anies-Muhaimin.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
KPK Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Surat Kementerian oleh Istri Menteri UMKM
KPK Tak Kenal Henti: Serangkaian Penggeledahan dalam Kasus PT IIM Berlanjut

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Itu PKS, ya, nanti yang akan menyampaikan. Yang jelas DPP PKB bersama DPP NasDem sudah sepakat akan hadir ke DPP PKS.”
“Dalam rangka bersilaturahmi sekaligus mem-follow up hal-hal yang penting bersama PKS,” ucap Jazilul Fawaid.
Baca artikel lainnya di sini: Parpol Pengusung Capres Anies Baswedan Rapat Konsolidasi di Kantor Pusat DPP NasDem, Kemana PKS?
Baca Juga:
BPOM Ungkap Sembilan OBA Berbahaya dengan Bahan Kimia
Ketika Pegawai MA Kaya Raya: Zarof Ricar dan Emas 51 Kilogram
Lewotobi Muntahkan Lava Pijar, Desa-Desa Diterjang Abu dan Kerikil
“Ini (kunjungan DPP PKB dan DPP NasDem) tentu dalam rangka untuk bersama-sama di dalam Koalisi Perubahan.”
“Jadi, PKB dan NasDem sudah sepakat nama koalisinya Koalisi Perubahan,” kata Jazilul Fawaid.
Selain itu, sambung Jazilul Fawaid, kunjungan itu akan membahas terkait dengan pemenangan Anies-Muhaimin pada Pilpres 2024.
“Ya koalisi, tentu urusan pemenangan Pak Anies, Gus Muhaimin, urusan tim sukses,” ucap Jazilul Fawaid.
Baca Juga:
ASEAN 2045: Prabowo Perkuat Komitmen Integrasi Kawasan di KTT ke-46
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Secarik Ijazah Menjadi Medan Politik yang Absurd di Di Tengah Pusaran Hoaks dan Gugatan Hukum,
Jazilul Fawaid menambahkan bahwa kunjungan tersebut juga untuk memulai kembali pembicaraan yang sudah ada, serta menindaklanjuti hal-hal penting lainnya.
Jazilul Fawaid pun optimistis PKS akan mendukung duet Anies-Muhaimin.
“Ya seperti yang disampaikan kemarin, PKS mengucapkan ‘ahlan wa sahlan’ dan kemudian tentu harus ditindaklanjuti.”
“Dengan silaturahmi, berkomunikasi, membangun kesepahaman untuk arah ke depan.”
“Saya pikir itu penting supaya posisinya masing-masing bisa dipahami,” imbuh Jazilul Fawaid.***




























