Optimisme Pelaku Pasar Masih Terkendali Meski CSA Index Juli 2024 Naik Tipis ke 61, Ekonomi Global Tetap Tidak Pasti

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 4 Juli 2024 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KONTENNEWS.COM – Pada bulan Juli ini, Capital Sensitivity Analysis (CSA) Index menunjukkan tingkat stagnansi yang mencerminkan optimisme pelaku pasar yang masih tertahan (3/7/24).

Data terbaru yang dirilis menunjukkan CSA Index mencapai angka 61, mengalami sedikit kenaikan dari bulan sebelumnya yang berada di angka 60.

Meskipun demikian, pasar modal Indonesia tetap berada di bawah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global dan domestik.

Poin Utama

  • CSA Index Juli 2024 masih stagnan di level 61.
  • Optimisme pelaku pasar masih tertahan.
  • Pelaku pasar memperhatikan sentimen nilai tukar dan suku bunga

Sentimen Stagnan Menyertai Kinerja IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), indikator utama performa pasar modal Indonesia, menunjukkan kinerja positif dengan penutupan Juni 2024 mencapai 7063, naik 1,33% dari bulan sebelumnya.

Meskipun demikian, para analis pasar memperkirakan IHSG pada bulan Juli akan bergerak menguat tipis, diperkirakan berada di sekitar 6994.

Sentimen optimisme terhadap kinerja IHSG masih tertahan, sebagian besar disebabkan oleh tekanan dari pelemahan nilai tukar yang berdampak pada sektor-sektor yang bergantung pada impor bahan baku.

Menanggapi kondisi ini, NS. Aji Martono, Ketua Umum Propami, mengomentari bahwa meskipun optimisme pelaku pasar terkendali, fondasi ekonomi yang kuat dapat menjadi pendorong bagi IHSG untuk terus bergerak positif ke depannya.

Data dikumpulkan 14 – 29 Juni 2024
Data dikumpulkan 14 – 29 Juni 2024

Sentimen Positif dan Negatif dalam Permainan

Di sisi lain, terdapat beberapa faktor yang dapat memberikan angin segar bagi pasar modal.

Laporan keuangan kuartal kedua tahun 2024 diperkirakan akan memberikan hasil yang positif, potensial untuk meningkatkan minat investor.

Selain itu, valuasi saham-saham berkapitalisasi besar yang sedang mengalami diskon juga menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

Namun, perlu dicatat bahwa pelemahan nilai tukar dan kebijakan suku bunga yang stabil atau berpotensi naik, baik di Indonesia maupun di pasar global seperti di Amerika Serikat, masih menjadi fokus utama.

Tingginya suku bunga cenderung membuat instrumen pendapatan tetap lebih menarik dibandingkan saham, yang berpotensi menyebabkan capital outflow dari pasar modal.

Baca Juga:

Sebanyak 141 Daerah Tak Lakukan Gerakan Menanam Padahal Alami Kenaikan Harga Bawang Merah

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Termasuk Arah Kebijakan FED yang Penuh Ketidakpastian, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global

Salah Satu yang Tertinggi di Kawasan Asia Tenggara, Wakil Kanselir Jerman Puji Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Data dikumpulkan 14 – 29 Juni 2024
Data dikumpulkan 14 – 29 Juni 2024

Proyeksi Kinerja IHSG dan Sektor Unggulan

Dalam pandangan jangka panjang, optimisme terhadap kinerja IHSG tetap kuat.

Sekitar 90,2% dari pelaku pasar optimis terhadap kinerja IHSG dalam 12 bulan ke depan, dengan target penguatan hingga mencapai level 7412, yang mengindikasikan potensi kenaikan sebesar 4,93% dari posisi penutupan Juni 2024.

Meskipun demikian, terlihat adanya penurunan dari proyeksi sebelumnya, mencerminkan sikap realistis investor terhadap kondisi pasar yang masih penuh tantangan.

Data dikumpulkan 14 – 29 Juni 2024
Data dikumpulkan 14 – 29 Juni 2024

Sementara itu, sektor-sektor yang diperkirakan akan menjadi penggerak utama IHSG di bulan Juli adalah sektor Financial yang kembali diminati meskipun sentimen suku bunga masih menjadi perhatian.

Disusul oleh sektor Energy dan Basic Materials yang tetap menjadi pilihan pelaku pasar berdasarkan potensi fundamental dan performa sektor-sektor tersebut.

Secara keseluruhan, meskipun CSA Index menunjukkan optimisme yang stagnan, pasar modal Indonesia tetap dalam permainan yang dinamis dengan sentimen baik dan buruk yang berpotensi mempengaruhi pergerakan IHSG ke depan.

Dengan menjaga stabilitas nilai tukar dan mengantisipasi kebijakan suku bunga yang bijak, diharapkan dapat memberikan landasan yang kokoh bagi perkembangan pasar modal Indonesia menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Infobumn.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Harianindonesia.com dan Hellodepok.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 08531555778808781555778808111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

OJK Sebut BUMN di Bawah Kementerian Keuangan Ini Tak Didukung dengan Prinsip Kehati-hatian
Termasuk Tiongkok, Mendag Ungkap Alasan Kenakan Bea Masuk Komoditas Impor dari Berbagai Negara
Pelantikan DPW PROPAMI Jambi Raya di BEI: Pentingnya Kolaborasi dengan OJK dan IDX
Badan Pangan Nasional Dorong Neraca Pangan Daerah untuk Mendukung Sinergi Pengendalian Inflasi
Mendorong Ekspor Ikan Hias: Peresmian LSP Perikanan Hias Indonesia di Pameran Nusatic 2024
OJK Gelar Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Memastikan SDM Keuangan Profesional dan Berdaya Saing
Sebanyak 141 Daerah Tak Lakukan Gerakan Menanam Padahal Alami Kenaikan Harga Bawang Merah
Termasuk Arah Kebijakan FED yang Penuh Ketidakpastian, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global
Konten Media Network (KMN) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Rabu, 10 Juli 2024 - 14:14 WIB

Bahas Seputar Koalisi Partai Politik, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep Sambangi DPP Partai Golkar

Senin, 8 Juli 2024 - 21:32 WIB

Kaesang Pangarep Menjadi Calon Gubernur Kedua Terpopuler di Pilkada Jawa Tengah, Setelah Raffi Ahmad

Senin, 8 Juli 2024 - 10:53 WIB

Survei Indikator Politik Indonesia, Irjen Pol. Ahmad Luthfi Menjadi Top of Mind Calon Gubernur Jawa Tengah

Rabu, 3 Juli 2024 - 14:14 WIB

Sejumlah Pihak yang Minta Menkominfo Budi Arie Setiadi Mundur, Begini Respons Presiden Jokowi

Sabtu, 29 Juni 2024 - 14:02 WIB

PKB Beri Penjelasan Soal Usung Kader PDIP Tri Rismaharini untuk Cslon Wagub pada Pilkada Jawa Timur 2024.

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:56 WIB

Menangkan Pilkada 2024, Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi

Sabtu, 4 Mei 2024 - 15:36 WIB

Alasan Luhut Pandjaitan Ingatkan Prabowo Subianto agar Tidak Bawa Orang Toxic Masuk Pemerintahan

Sabtu, 27 April 2024 - 15:12 WIB

Surya Paloh Angkat Suara Soal Tawaran Kursi Menteri Setelah NasDem Gabung dengan Koalisi Prabowo

Berita Terbaru