KONTENNEWS.COM – Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Mahfud Md memastikan temuan sebanyak 289 rekening atas nama pimpinan pondok pesantren Al- Zaytun, Panji Gumilang dan institusinya.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) saat ini sedang melakukan penelusuran terkait dengan rekening tersebut.
“Ya memang, 256 rekening atas nama Abu Toto Panji Gumilang, Abu Salam Panji Gumilang, nama di situ ada enam.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
KPK Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Surat Kementerian oleh Istri Menteri UMKM
KPK Tak Kenal Henti: Serangkaian Penggeledahan dalam Kasus PT IIM Berlanjut

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada Abu Toto, ada Panji Gumilang, ada Abu Salam, pokoknya enam lah,” ungkap Mahfud Md kepada wartawan, Rabu, 5 Juli 2023.
Lebih lanjut Mahfud menbeberkan dari 289 rekening, total rekening atas nama Panji Gumilang itu sebanyak 256 rekening.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Status Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang, Mahfud MD: Tinggal Beberapa Waktu ke Depan ‘Penersangkaan’
Baca Juga:
BPOM Ungkap Sembilan OBA Berbahaya dengan Bahan Kimia
Ketika Pegawai MA Kaya Raya: Zarof Ricar dan Emas 51 Kilogram
Lewotobi Muntahkan Lava Pijar, Desa-Desa Diterjang Abu dan Kerikil
Sedangkan senanyak 33 rekening lainnya atas nama institusi.
“Dari situ dari 256 rekening atas nama dia (Panji Gumilang), dan 33 rekening atas nama institutsi. Jadi 289,” ujar Mahfud Md.
Mahfud menjelaskan, saat ini PPATK sedang menganalisis ratusan rekening milik Panji Gumilang dan institusinya tersebut.
PPATK menelusuri kemungkinan adanya dugaan pencucian uang.
Baca Juga:
ASEAN 2045: Prabowo Perkuat Komitmen Integrasi Kawasan di KTT ke-46
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Secarik Ijazah Menjadi Medan Politik yang Absurd di Di Tengah Pusaran Hoaks dan Gugatan Hukum,
“Ini sekarang sedang dianalisis dari sudut PPATK. Apakah ada pencucian uang atau tidak, secepatnya,” kata Mahfud Md.***


























