KONTENNEWS.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dipakaikan jaket Gerakan Pemuda Kabah (GPK).
Hal itu dilakukan oleh Pelaksana Tugas Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) GPK Imam Fauzan Amir Uskara.
GPK merupakan salah satu badan otonom Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Bukan Hanya Sandiaga dan Mahfud MD, PDI Perjuangan Sebut Ada Nama Lain untuk Cawapres Ganjar Pranowo
Kunjungi Bali, Sandiaga Uno Gabung dengan Acara Megawati Soekarnoputri dan Ganjar Pranowo?

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sudah dipakaikan jaket, ini merupakan satu kehormatan, insyaallah, membawa berkah,” kata Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno menyampaikan pada pembukaan Rapimnas Ke-2 Gerakan Pemuda Kabah (GPK) di Jakarta, Rabu malam, 31 Mei 2023.
Baca artikel menarik lainnya di sini: Anggap Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Bukan Lawan, Prabowo Subianto: Mereka Saudara Saya
Diakuinya pula bahwa beberapa tugas yang diberikan Pelaksana Tugas Ketum PPP Muhammad Mardiono, dan akan dilaksanakan dalam beberapa pekan ke depan.
Sandi menegaskan bahwa pihaknya telah mengusung tema percepatan pembangunan yang disebut poros percepatan pembangunan (PPP).
Ia lantas mengingatkan hadis yang menyebutkan syababaka qabla haramika, artinya masa mudamu sebelum masa tuamu.
“Gunakanlah masa muda untuk memastikan mengambil percepatan pembangunan,” katanya.
Sandiaga berpesan agar GPK harus berada di garda depan untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
Baca Juga:
Gusdurian Minta Usut Tuntas, Pagar Laut Bukti Pelanggaran Hukum Pihak Tertentu dan Pemerintah
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Masih Belum Jelas, Kepastian Waktu Pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto
Sikap Politik PDIP Terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Diungkap oleh Sekjen Hasto Kristiyanto
Apalagi, kondisi saat ini pengangguran relatif tinggi pada tingkatan anak muda.
“Harus sama-sama menciptakan Indonesia menjadi negara yang sejahtera, adil, dan makmur,” katanya menegaskan.***


























