KONTENNEWS.COM – Kurangnya tidur secara teratur dapat memiliki dampak serius pada kesehatan seseorang.
Berikut adalah lima risiko utama yang terkait dengan kurang tidur:
1. Gangguan kognitif dan pikiran
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
KPK Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Surat Kementerian oleh Istri Menteri UMKM
KPK Tak Kenal Henti: Serangkaian Penggeledahan dalam Kasus PT IIM Berlanjut

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kurang tidur dapat mempengaruhi fungsi otak, seperti konsentrasi, perhatian, dan kemampuan berpikir yang jelas.
Hal ini dapat mengganggu produktivitas di tempat kerja atau sekolah, serta meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan atau kesalahan.
Baca artikel lainnya di sini : Ternyata Dapat Berikan Manfaat bagi Kognisi dan Fungsi Otak, Ini 8 Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan
Baca Juga:
BPOM Ungkap Sembilan OBA Berbahaya dengan Bahan Kimia
Ketika Pegawai MA Kaya Raya: Zarof Ricar dan Emas 51 Kilogram
Lewotobi Muntahkan Lava Pijar, Desa-Desa Diterjang Abu dan Kerikil
2. Masalah kesehatan mental
Kurang tidur dapat memperburuk gejala gangguan kecemasan dan depresi.
Selain itu, juga dapat meningkatkan risiko gangguan suasana hati, seperti mudah marah atau tersinggung.
3. Penyakit kardiovaskular
Baca Juga:
ASEAN 2045: Prabowo Perkuat Komitmen Integrasi Kawasan di KTT ke-46
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Secarik Ijazah Menjadi Medan Politik yang Absurd di Di Tengah Pusaran Hoaks dan Gugatan Hukum,
Kurang tidur yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.
Kurang tidur dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular dengan memengaruhi tekanan darah, kadar gula darah, dan peradangan dalam tubuh.
Baca artikel lainnya di sini : Salah Satunya Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung, Berikut Ini 8 Manfaat Buah-buahan untuk Kesehatan
4. Penurunan kekebalan tubuh
Tidur yang cukup diperlukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik.
Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat seseorang rentan terhadap infeksi, pilek, dan flu.
Selain itu, hal ini juga dapat melambatkan proses pemulihan saat seseorang sakit atau mengalami cedera.
5. Penurunan kinerja fisik
Kurang tidur dapat mempengaruhi kinerja fisik seseorang, mengurangi stamina dan koordinasi.
Hal ini dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari, seperti olahraga atau tugas fisik lainnya, serta meningkatkan risiko cedera.
Perlu diingat bahwa kebutuhan tidur setiap individu dapat bervariasi, tetapi sebagian besar orang dewasa membutuhkan sekitar 7-9 jam tidur setiap malam untuk menjaga kesehatan yang optimal.
Jika Anda mengalami kesulitan tidur atau mengalami gangguan tidur yang berkelanjutan, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional guna mendapatkan bantuan yang tepat.***






























